10 TRANSFER TERBESAR YANG TERJADI DIANTARA SESAMA TIM DI LIGA PREMIER ?>

10 TRANSFER TERBESAR YANG TERJADI DIANTARA SESAMA TIM DI LIGA PREMIER

Jendela transfer musim panas sekali lagi melihat bahwa Liga Premier Inggris merupakan divisi lain di dunia dan bahkan sukses mengalahkan pamor Serie A. Sejak awal tahun 1992, Liga Premier telah dibanjiri dengan sejumlah uang tunai dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini adalah hasil dari popularitas liga dan itu adalah hal yang paling populer di dunia.

Liga Premier telah ditonton oleh banyak orang di setiap negara dengan banyaknya pertandingan yang disiarkan daripada liga lainnya. Dengan demikian, uang yang didapat dari hak siar televisi telah berkembang ke tingkat yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir dan diprediksi akan terus meningkat.

Liga Premier pernah mencetak 5 biaya transfer terbesar sepanjang masa seperti Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, Fernando Torres, Angel di Maria, James Rodrigues dan Luis Suarez. Dan daftar kali ini adalah daftar 10 transfer terbesar yang pernah dibuat diantara klub-klub yang berada di dalam Liga Premier :

1. Fernando Torres

Kepindahannya merupakan transfer terbesar yang pernah terjadi diantara klub-klub Liga Premier dalam sejarah sepakbola Inggris adalah langkah Fernando Torres yang hengkang dari Liverpool dan mendarat ke Chelsea. Torres dibeli The Blues senilai US$ 75 juta pada tahun 2011.

Saat membela Chelsea, Torres tidak dapat tampil konsisten sehingga hanya mampu mencetak 20 gol dalam 110 laga. Walaupun Torres sering mencetak beberapa gol penting di luar Liga Premier, namun penampilannya tetap dinilai gagal oleh Chelsea sehingga ia dipinjamkan ke AC Milan setelah 4 tahun menghuni Stamford Bridge.

2. Raheem Sterling

Ia merupakan pesepakbola Inggris termahal sepanjang masa dan kepindahannya merupakan transfer termahal kedua diantara klub-klub Liga Premier. Raheem Sterling dibeli Manchester City dari Liverpool senilai dibawah US$ 75 juta. Dengan nilai besar tersebut, Sterling tidak memulai kompetisi dengan sangat baik di musim 2014-15.

Sebenarnya Sterling memiliki potensi untuk menjadi bintang besar di kemudian hari, namun untuk sekarang, ia masih terbilang kurang pengalaman. Sejak kepindahannya, dia hanya mencetak 1 gol dalam 4 laga untuk The Citizens.

3. Juan Mata

Setelah menjadi bintang di Chelsea pada musim 2012-13, Juan Mata terkejut saat dirinya mulai tak disukai oleh Jose Mourinho yang kembali melatih The Blues. Mou lebih menyukai Oscar dan saat itu Mata hanya menjadi pemain yang mengisi bangku cadangan.

David Moyes tidak membuang-buang kesempatan ini dan membuat Mata setuju untuk pindah ke Old Trafford dengan nilai US$ 56 juta. Manchester United mungkin tidak selalu mendapatkan yang terbaik dari Mata, namun durunya selalu membuat awal yang cerah bagi Setan Merah.

4. Andy Carroll

Banyak pengamat yang beranggapan jika usaha Liverpool mendatangkan Andy Carroll dari Newcastle United adalah tindakan terkonyol di dunia sepakbola. Liverpool rela mengeluarkan uang senilai US$ 53 juta pada pria yang hanya mencetak 14 gol dalam 49 laga di Liga Premier sebelum dirinya bergerak ke Anfield. Ketika Carroll berseragam Liverpool, banyak pihak yang tersontak kaget melihat penampilannya. Ia hanya mampu mencetak 6 gol dalam 44 laga untuk The Reds sebelum menuju ke West Ham senilai US$ 22 juta pada tahun 2013.

5. Dimitar Berbatov

Dimitar Berbatov merupakan hasil rekrutan Sir Alex Ferguson. Kurangnya kecepatan, kinerja yang lambat serta tak mampu berbaur dengan pola permainan Ferguson adalah hal yang menyebabkan kepergiannya dari Old Trafford. Walaupun seperti itu, Berbatov sempat mencetak beberapa momen besar dengan Setan Merah.

Berbatov didatangkan oleh Ferguson senilai US$ 46,5 juta. Sebagai ganti harga tersebut, ia mencetakkan 48 gol dalam 108 laga, termasuk di musim 2010-11 ketika Berbatov berhasil menjadi top-scorer terbanyak Liga Premier dengan membukukan 20 gol diatas Carlos Tevez. Dia akhirnya meninggalkan Setan Merah pada bulan Agustus 2012 dengan biaya yang dilaporkan sebesar US$ 6 juta.

6. Rio Ferdinand

Manchester United mengamankan jasa Rio Ferdinand dengan biaya sebesar US$ 45,5 juta pada tahun 2002 dan saat itu membuat Ferdinand menjadi bek termahal dalam sejarah sepakbola Inggris kala itu. Ferdinand datang dari rival MU, Leeds United dan akhirnya meninggalkan MU pada tahun 2014 dengan membantu MU meraih 17 piala termasuk 6 gelar Liga Premier. Untuk prestasi klub, nama Ferdinand masuk ke Premier League Team of the Year sebanyak 6 kali, dibawah Steven Gerrard yang namanya masuk sebanyak 8 kali.

7. Luke Shaw

Luke Shaw merupakan bek berbakat yang bergabung dengan Manchester United dan merupakan produk asli akademi Southampton. Luke Shaw pertama kali masuk ke skuad utama Southampton saat umurnya baru berusia 17 tahun. Setelah tampil sebanyak 60 laga di Liga Premier, Setan Merah yakin jika suatu saat nanti Shaw dapat berkembang menjadi bek terbaik di dunia dan mereka membuatnya menjadi pesepakbola remaja termahal dalam sejarah. MU pun harus menggelontorkan uang senilai US$ 45,5 juta di musim 2014 namun sayang, saat pertandingan melawan PSV, ia menderita cedera yang cukup parah sehingga harus absen dalam waktu yang cukup lama.

8. Romelu Lukaku

Langkah Chelsea membeli pesepakbola muda ini kemudian meminjamkannya ke beberapa klub lalu menjualnya untuk mendapatkan keuntungan telah menimbulkan pertanyaan di sejumlah pihak, tetapi cara tersebut terbukti sangat efektif. Chelsea mendatangkan Lukaku pada tahun 2011, dia kemudian dipinjamkan ke klub lain selama 2 musim dan menjualnya ke Everton senilai US$ 42,5 juta.

Meskipun biaya tersebut tampak tinggi untuk pria seumuran Lukaku, Everton jelas merasa tidak ada pemain dari timnya yang bisa meniru rekor Lukaku dengan menggemaskan 15 gol dalam 31 laga saat menjalani masa pinjaman. Sejak pindah permanen, Lukaku telah mencetak 26 gol dalam 57 laga dan tampaknya akan terus meningkat mengingat umurnya yang masih muda yaitu 22 tahun.

9. Wilfried Bony

Disepanjang karirnya stiker asal Pantai Gading yang bernama Wilfried Bony selalu berhasil mencetak gol dimanapun dan hal tersebut tak berubah ketika dirinya pindah ke Liga Premier. Dia mencetak 34 gol dalam 70 laga untuk Swansea dan membangun reputasinya menjadi salah satu striker terbaik di Liga Premier selama 1½ musim di Swans.

Pada bukan Januari 2015, Manchester City membuat langkah mereka. Ia menarik Bony dengan nilai US$ 42,5 juta dari Swansea dan Bony pun segera meluncur ke Etihad Stadium. Sejak bergabung dengan The Citizens, Bony telah memainkan 12 laga dan hanya mencetak 2 gol.

10. Marouane Fellaini

Ketika David Moyes berhasil menggantikan posisi Sir Alex Ferguson sebagai pelatih Manchester United pada tahun 2013, ia segera membeli dua bintang Everton pada bursa transfer. Everton tentu tidak bisa menolak pengajuan yang dikeluarkan mantan pelatihnya tersebut. Mereka menjual gelandang Belgia, Marouane Fellaini ke MU senilai US$ 41,5 juta.

Banyak pihak yang beranggapan bahwa penandatanganan Fellaini ke Old Trafford merupakan sebuah kegagalan besar karena kinerja Fellaini di lapangan terlihat biasa saja. Dia dapat mengisi posisi dimana saja namun lebih sering bermain di lini tengah untuk memberikan assist kepada striker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *